oleh

Sekda, Bappeda Dan Bpkad Di Minta Cepat Dalam Perencanaan Dan Penganggaran Daerah

-Tak Berkategori-69 views

Muara Enim, JKN – Kabupaten Muara Enim mengadakan rapat tindak lanjut koordinasi supervisi pencegahan korupsi ditingkat kabupaten. Hal ini terlihat jelas dengan dibukanya acara tersebut oleh Bupati Muara Enim Ir. Muzakir Sai Sohar Melalui seketaris daerah Kabupaten Muara Enim Ir. H. Hasanuddin. Selasa,(10/4/2018).

Dikatakan Hasanuddin, ada 14 permasalahan yang dibahas dalam rangka pencegahan tindak pidana korupsi. Salah satunya permasalahan perencanaan dan pengangaran daerah Kabupaten Muara Enim.
“Perencanaan itu harus jelas dan cepat dilesesaikan, jangan waktu nya sudah mendesak baru mau menyelesaikan,” ujar Hasanuddin.

Lebih lanjut Hasanuddin mengatakan, dirinya berharap kepada seluruh instansi khususnya dinas Bappeda dan BPKAD kalau tidak bisa menyusun laporan perencanaan dan penganggaran selama 6 bulan ini terkait simda dan simret kita singkirkan mereka semua.
“Najib dari bappeda dan Armeli dari Bpkad, saya minta tolong selama 6 bulan ini harus diselesaikan, kalu tidak bisa kita ganti dengan orang lain,” tegas Hasanuddin.

Perencanaan dan penganggran daerah, lanjut sekda, merupakan pangkal permasalahan yang sering terjadi dikabupaten Muara Enim. Oleh sebab itu, kita harus cepat dan siap dalam segala aspek untuk mencegah sedini mungkin penyimpangan tindak pidana korupsi dikabupaten.
“Waktu saya ikut rapat palembang bahas masalah pencegahan korupsi, pihak KPK bilang, jika ada yang macam-macam dan menyimpang, silakan laporankan saya, ini nomor telpon saya, nanti akan saya panggil kepala daerahnya,” ujar Hasanuddin menirukan ucapan dari perwakilan KPK pada rapat diPalembang.

Untuk itu, Hasanuddin berharap, adanya perencanaan dan penganggran daerah yang kurang lengkap segera diperbaiki jangan sampai terulang kembali. Saya minta tolong dalam 6 bulan ini harus selesai dan yang tidak bisa kita singkirkan merupakan bentuk evaluasi kita supaya kita paham betapa penting dan berharganya hal tersebut.
“Jika kita sudah paham, maka akan timbul pencegahan terjadinya ruang-ruang kecil penyimpangan,” cetus Hasanuddin.(Adit)

Komentar