oleh

RENCANA PEMERINTAH PENERIMAAN SELEKSI CPNS 2018

-Tak Berkategori-67 views

MAKASSAR, (JKN) – Pemerintah berencana membuka seleksi CPNS untuk berbagai formasi pada tahun ini. Meski tidak disebutkan kapan waktu pasti pelaksanaannya, namun perundang-undangan tidak lagi membenarkan adanya perekrutan tanpa tes.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB) Asman Abnur, memastikan tidak ada lagi pengangkatan langsung tenaga honorer menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Tenaga honorer harus ikut tes seleksi CPNS sesuai dengan amanat undang-undang.
“Yang jelas ada penerimaan CPNS tahun ini dan semua harus melalui tes. Hasil seleksi semua diumumkan secara transparan dan tidak ada lagi sistem titipan pejabat dan lainnya, hal itu dikatakan Asman kepada wartawan usai membuka Koordinasi Kebijakan Standarisasi Jabatan dan Pengembangan Karier SDM Kemenpan RB di hotel Clarion Makassar, kamis (3/5/2018).

“Jadi kalau ada pegawai yang sudah bekerja lima tahun, dua tahun, atau tiga tahun, silahkan ikut tes jika ingin jadi PNS”.

Menpan Asman menjamin transparansi dalam rekrutment CPNS, dimana yang lulus seleksi dipastikan betul-betul berdasarkan kompetensi.
Dimana saat ini era keterbukaan membuat tidak ada lagi orang yang lulus seleksi berdasarkan rekomendasi pejabat tertentu. “Bupati, Gubernur, termasuk Menteri sekalipun tidak bisa bantu jadi CPNS, yang bisa membantunya adalah kemampuan individunya sendiri. Ada tesnya, ada soal-soalnya”.

Pemerintah ingin PNS yang menduduki suatu jabatan harus berdasarkan kompetensi. Dimana suatu jabatan harus dipegang oleh orang yang ingin bekerja profesional serta punya kompetensi yang pas dibidangnya.

Pentingnya manajemen aparatur sipil negara berbasis kualifikasi, kompetensi, dan kinerja. Sebab PNS merupakan orang-orang pilihan, kalau salah merencanakan dan salah merekrut, maka 30-50 tahun kedepan kita akan salah menanggung beban,” tutur Asman dalam rapat koordinasi di hadapan perwakilan PNS dari 185 kabupaten/kota se-indonesia di kota Makassar.

(Omika/JKN)

Komentar