oleh

Putus Asa Komplikasi Berbagai Penyakit, Kakek 83 Tahun Akhiri Hidupnya Dengan Seutas Tali”

-Tak Berkategori-48 views

BADUNG – (JKN)
Polda Bali – Polres Badung ” Putus Asa karena mengalami sakit Komplikasi Asam Urat, Rematik, Tensi Tinggi yang tak kunjung sembuh, I Gusti Ketut Pugig, (83) memutuskan mengakhiri hidupnya dengan seutas tali, Senin (30/04) dirumahnya Banjar Pegongan , Desa Taman , Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung

Menurut penuturan saksi I Gusti Nyoman Sukerta (42) dan Dewa Ayu Alit Warsita (39) yang merupakan anak dan menantu korban, awalnya pada pukul Sekira pukul 07.30 wita saksi hendak, membawa korban keluar kamar untuk berjemur mencari sinar matahari pagi , dan sesampai nya di depan kamar Anak Korban hendak membuka pintu kamar dan saksi menantu korban terkejut melihat korban dalam keadaan tergantung / gantung diri, dan kaki dalam keadaan bersimpuh di lantai, selanjutnya anak korban melepaskan tali dengan cara memotong tali dengan menggunakan gunting, dan melepaskan ikatan tali tersebut dan selanjutnya mayat korban di angkat ke atas kasur di kamar korban.

Mendengar laporan masyarakat adanya kejadian bunuh diri, kapolsek Abiansemal Kompol I Nyoman Weca,S.Sos bersama piket Fungsi Polsek Abiansemal serta Tim Identifikasi Polres Badung dan Tim medis mendatangi TKP dan melakukan olah TKP serta memeriksa kondisi fisik luar korban. Dari hasol pemeriksaan sementara,tidak ditemukan adanya tanda tanda kekerasan.

Dari hasil interogasi sementara terhadap para saksi bahwa korban diduga Frustasi akibat sakit komplikasi yang dideritanya sejak lama dan tak kunjung sembuh “ Beberapa kali ayah saya sempat mengeluhkan sakitnya yang tak kunjung sembuh dan mencoba bunuh diri, saya duga ayah saya Frustasi akibat sakitnya itu” Ungkap anak korban Gusti Nyoman Sukerta.

Ditempat terpisah, Kapolsek Abiansemal Kompol I Nyoman Weca S.Sos saat di konfirmasi mengungkapkan “ dari pemeriksaan luar tidak ditemukan adanya tanda tanda kekerasan, kami kepolisian dan Tim Medis menyimpulkan bahwa korban murni bunuh diri “ terang Perwira Murah Senyum ini ( 001 – RATU)

Komentar