oleh

PLN Ber’inisiatif Melakukan Perbaikan Jaringan Listrik, Asalkan Masyarakat Rela Tebang Pohon

Berita Sidikkasus.co.id

Taliabu -Unit Layanan Pelanggang Listrik Negara (PLN) di Kabupaten Pulau Taliabu diduga adanya permainan pembayaran tidak sesuai dengan pemakaian masyarakat di Desa Lede Kecamatan Taliabu Utara.

Terkait hal itu, Arkhymalaka (Selaku Pelapor) kepada awak media melalui Via WhatsApp mengatakan bahwa adanya ketidak-sesuaian antara pemakaian dan pembayaran masyarakat ke pihak PLN.

“Setiap Perkilo Watt Hour (PRKWH) itu 10% sehingga bayaran masyarakat di atas 200 rb per’bulan itupun tidak sesuai pemakaian”, (Tegasnya melalui Via WhatsApp, Selasa/04/02/2020).

Selain itu, Program Pemerintah Daerah mengenai lampu jalan di Desa Lede Kecamatan Taliabu Utara juga tidak dijalankan sampai saat ini.

“Program Pemerintah mengenai lampu jalan dengan menaikan PRKWH, tetapi itu lampu jalan yang di maksudkan sampe saat ini tidak ada”, tukasnya

Lanjut Arkhy Malaka, bahwa Kepala Unit Layanan Pelanggangg Listrik Negara (ULP) unit Bobong sudah seringkali bohongi masyarakat Lede dan pada umumnya Kecamatan Taliabu Utara.

“Dorang itu selalu kase foya masyarakat, habis bilang mau turun ke Lede untuk pengoperasian pada tanggal 13 Januari kemarin tapi sampe sekarang tidak ada, dirang itu bafoya, jadi tidak usah di percaya, dorang itu (PLN, Red) lebih cerdas dari pada torang”, Paparnya

Terkait hal ini, saat dikonfirmasi ke pihak Kepala Unit Layanan Pelanggang ( ULP) Listrik Negara (PLN) Bobong Kabupaten Pulau Taliabu yakni Bapak Ilfan Taher ,mengatakan bahwa tidak ada permainan yang kami lakukan, kalau ada itu apa motifnya.

“Permainan PLN dimana harus jelas, jangan sampe menimbulkan keresahan di masyarakat, PLN kan berdasarkan Tarif yang ada di meter, Tarif di PLN juga ada, Tarif PLN juga dari pusat semua, dan tidak kita main-main, kalau kita main-main malah justru rekening kan tersistematis bayar di Bank, tidak ada uang yang masuk di kita”, Ucapnya (saat di temui dikantor PLN Bobong/05/02/2020).

Lanjut nya, bahwa mengenai dengan meteran listrik yang dianggap tidak sesuai pembayaran dan pemakaian masyarakat diDesa Lede yang tidak sesuai yang bagusnya lapor ke pihak PLN langsung.

“Kalau seandainya masyarakat merasa bahwa mereka punya pemakaian tidak sesuai dengan pembayaran mereka datang ke sini (PLN Red) tunjukkan, kami punya sistem kan ada setiap langganan itu Per’KWH-nya, tapi kalau betul naik kan ada inputnya akan terlihat dan bulan nya akan turun kalau tidak sesuai pemakaiannya”, imbuhnya

Harapannya, kepada seluruh masyarakat bagian utara, Desa Lede, Todoli dan Tolong bahwa musuh utama mereka adalah pohon, walaupun ada masyarakat punya pohon yang berdekatan dengan jaringan PLN kalau bisa direlakan lah PLN bisa tebang, agar supaya aman jaringan PLN. (Jak )

Komentar

News Feed