oleh

Masyarakat Ahuangguluri meminta agar Kades Sukirno segera diproses hukum dan dipenjarakan

Berita. sidikkasus.co.id

KONSEL – Sejumlah masyarakat desa Ahuangguluri, Kecamatan baito, Kabupaten Konawe selatan (konsel) melakukan aksi demonstrasi bersama lembaga laskar anoa Sultra, dibawah pimpinan kordinator lapangan (korlap) Jusrin saloko, Jumadin, Andis pratama, di kantor kejaksaan konsel menuntut agar kades ahuangguluri Sukirno, di periksa dan di proses hukum terkait dugaan penyalagunaan anggaran dana desa (DD) dan segera di tetapkan menjadi tersangka. senin 10/02/2020).

Perwakilan masyarakat desa ahuangguluri, dalam hal ini lembaga laskar anoa, Jusrin saloko, bersama para aktivis muda yang bergabung dalam masa aksi desa ahuangguluri, di hadapan ibu kejati yang baru Afrillyana purba, meminta agar pihak kejaksaan melakukan pemeriksaan penyidikan terhadap Sukirno,
yang sudah menyalahgunakan dana desa (dd) tidak sesuai mark up, pemotongan gaji aparat desa, pekerjaan dana desa (dd) di tahap II tidak di kerjakan, TPK tidak di fungsihkan, pekerjaan lampu jalan anggaran 87 juta cuman 57 juta yang di salurkan, pembuatan MCK di tanah pribadi.

Sementra itu kepala kejaksaan Afrillyana purba, mengatakan setelah menerima laporan yang resmi dari masyarakat,” tetap kami akan proses ketika itu ada kerugian negara.” tegasnya.

Setelah selesai diskusi dengan pihak kejaksaan, masa aksi kembali menaiki kendaraan mobil truk dan pik up yang di pimpin beberapa aktivis muda yang tergabung dalam lembaga laskar anoa sultra, menuju kantor inspektorat daerah untuk menyuarakan aspirasi mereka dengan membawa sejumlah atribut spanduk yang bertuliskan. PROSES HUKUM DAN PENJARAKAN KEPALA DESA AHUANGGULURI SUKIRNO .

Kadis inspektorat Mujahidin, menemui masa aksi,” setelah adanya laporan ini kami akan segera tindak lanjuti melakukan pemeriksaan fisik di lapangan, kalau pemberantasan korupsi kami sangat apresiasi dan kalau itu terbukti kami serahkan ke (APH) aparat penegak hukum untuk memperoses karena fungsi kami pengawasan dan pembinaan.

reporter. Iswan safar

Komentar

News Feed