oleh

LEBIH UNGGUL MESKI TANPA BANTUAN PEMERINTAH

-Tak Berkategori-111 views

KUNINGAN – JKN, Minggu, 29/04/2018. Keberadaan Kelompok Tani Mandiri di Blok Pahing Desa Karangmangu Kecamatan Kramatmulya Kabupaten Kuningan diapresiasi oleh Dr. Toto Taufikurohman Kosim. Pasalnya kelompok tani yang bergerak dalam peternakan Domba ini mampu menunjukan hasil kerjanya yang begitu memuaskan meski sampai saat ini belum pernah tersentuh oleh bantuan pemerintah.

Hal tersebut diungkapkan Dr. Toto saat gelaran pengobatan gratis di Desa Karangmangu, Sabtu (28/4). Usai memberikan sambutan, Dr. Toto diajak oleh para anggota kelompok Tani untuk mninjau hasil kerja mereka dalam bidang peternakan.

Sanadi yang merupakan ketua kelompok Tani Mandiri ini mengungkapkan kepada Dr. Toto bahwa kelompok Tani yang digagasnya bersama beberapa warga yang lain sudah berjalan sejak tahun 2010 dengan modal hasil urunan warga yang jadi anggota kelompok tani.

Dalam perjalanannya hingga saat ini, kelompok tani yang dipimpinnya ini sempat mengalami kemunduran akibat satu dan lain hal. Saat itulah mereka mencoba untuk mengajukan bantuan kepada pemerintah, namun hasilnya nihil. Didasari keinginan yang kuat dari anggota kelompok tani, meski tanpa bantuan dari pihak pemerintah akhirnya mereka dapat bangkit bahkan lebih unggul dari beberapa kelompok tani yang mendapat bantuan dari pemerintah.

” Ternak domba yang kami miliki saat ini murni hasil swadaya dari anggota kelompok, tanpa ada bantuan sedikitpun dari pemerintah ” ujar Sanadi.
Meski tanpa adanya bantuan pemerintah, menurut Sanadi kini kelompoknya telah memiliki 17 ekor Domba yang dikelola oleh kelompok, sedangkan yang dikelola oleh masing-masing anggota jumlahnya lebih banyak.

Sampai saat ini jumlah anggota aktif kelompok tani ini ada 12 orang.
” Saat ini jumlah domba yang dikelola oleh kelompok ada 17 ekor, belum termasuk dengan jumlah yang dikelola masing-masing anggota yang jumlahnya lebih banyak ” papar Sanadi.

Ditambahkan Sanadi bahwa maksud dirinya bersama anggota kelompok tani yang lain mengajak dr. Toto untuk melihat hasil kerja mereka adalah untuk menunjukan bahwa masyarakat di daerahnya memiliki potensi yang besar dalam bidang peternakan. Diharapkan dengan mengetahui potensi itu dapat menjadi sebuah gambaran bagi dr. Toto jika kelak menjadi Bupati dalam programnya berkaitan dengan pertanian dan peternakan.

” Maksud kami menunjukan hasil kerja kami dalam bidang ternak domba kepada dr. Toto hanya untuk menunjukan potensi yang ada, supaya kelak jika dr. Toto terpilih sebagai Bupati dapat menjadi gambaran untuk programnya yang berkaitan dengan pertanian dan peternakan ” kata Sanadi. ( Tety )

Komentar