Kepala ULP, PLN Ranting Bobong Tak Berguna, Berfungsi Apa-apa

Berita Sidikkasus.co.id

BOBONG – Warga Masyarakat Ibukota Bobong, Kabupaten Pulau Taliabu (Pul-Tab) dan Aktivis Front Peduli Desa ( FPD) menilai bahwa, Kepala Unit Layanan Pelanggang Perusahaan Listrik Negara ( ULP, PLN) Ranting Bobong “Tidak Berguna/ Tidak Layak”, karena pemadaman listrik terjadi di daerah ini, Sejak tanggal 30 Agustus sampai dengan Tanggal 29 September 2020, PLN Masi melakukan pemadaman listrik hingga sekarang.

“FPD menilai bahwa pemadaman listrik yang terjadi sudah cukup lama tapi sampai hari ini Masi tetap listrik bergiliran, maka dari itu, Aktivis Front Peduli Desa ( FPD)
desak Pihak PLN Wilayah Maluku dan Maluku Utara agar secepatnya diganti Kepala ULP PLN Ranting Bobong Taliabu. karena warga masyarakat Bobong menilai kinerja Tidak bagus.” ucapnya.

FPD dan Warga masyarakat kesal dengan adanya kinerja Kepala Unit Layanan Pelanggang ( ULP) PLN ibukota Bobong “Ilfan Taher” yang tidak layak dan Tidak Berguna bagi kami untuk dia jadi kepala PLN ranting ini.

Pasalnya warga masyarakat ibukota Bobong ini tidak dapat melakukan aktivitas seperti biasanya, terutama aktivitas yang menggunakan tenaga listrik. Tak cuma itu, adanya pemadaman listrik yang dilakukan oleh PLN mengakibatkan jaringan telekomunikasi (telepon) di Distrik kami selalu juga terputus dalam beberapa hari.

“Ya, kami terganggu dengan adanya pemadaman listrik dari PLN, apalagi jaringan komunikasi juga sering terputus kalau listrik padam lebih dari 12 jam,” kata Warga masyarakat Bobong dan FPD .” Selasa 29/9/2020.

Arky Awaludin mengungkapkan, pemadaman listrik sudah sering terjadi. Untuk itu, ia meminta agar pihak PLN segera mengatasi permasalahan yang ada sehingga kedepannya kejadian tersebut tidak terjadi lagi. “Kalau bisa masalahnya cepat di atasi agar tidak terjadi lagi,” minta Arky.

Hal yang sama juga di ungkapkan oleh Ketua dusun Uana buah Desa Bobong seminggu lalu “Lan Dalu” Menurutnya, warga sudah bergantung pada listrik. Sudah banyak usaha-usaha mulai berkembang di daerah ini, sehingga dengan adanya pemadaman listrik yang dilakukan oleh PLN mengakibatkan kerugian bagi masyarakat. “Di sini (Dalu) sudah banyak usaha yang membutuhkan listrik, kalau bisa PLN tidak melakukan pemadaman listrik lagi,” harapnya. (Jak)

Komentar