oleh

KADISKES KAPUAS HULU TERKESAN GAGAL MEMBINA PUSKESMAS DALAM MEMBERIKAN PELAYANAN KESEHATAN

-Tak Berkategori-84 views

KALBAR – (JKN). Kapuas Hulu – Putussibau, Kamis 24 Mei 2018.
Menyikapi pemberitaan tentang kurangnya Pelayanan Kesehatan di Kabupaten Kapuas Hulu yang dilakukan dibeberapa Puskesmas, hal inilah membuat Ketua LSM LP3K-RI Kabupaten Kapuas Hulu sekaligus merangkap Ketua Dewan Pimpinan Daerah Persatuan Orang Melayu (DPD POM) Kabupaten Kapuas Hulu RAJALI, SE angkat bicara.

Dikatakanya, salah satu contoh kasus “Pelayanan Terburuk” yang masih hangat saat ini adalah Puskesmas Kecamatan Mentebah, yang terlihat dari seringnya protes yang dilakukan Warga Masyarakat beberapa minggu terakhir ini, malah akibat protes tersebut salah satu masyarakat dilaporkan pihak Puskesmas ke pihak Berwajib dengan tuduhan dugaan melakukan ancaman terhadap salah seorang dokter yang bertugas di Puskesmas tersebut, padahal salah seorang masyarakat tersebut membela hak masyarakat untuk mendapatkan Pelayanan Kesehatan yang Optimal.

Saat ditemui media ini, Rajali mengatakan bahwa pihak Puskesmas sangat tidak bijak dalam mengambil sikap, apalagi sampai melaporkan salah satu warga masyarakat, menurut pandangan saya sikap yang dilakukan masyarakat itu “sangat wajar” sebab jika ada “Perlakuan Masyarakat” seperti itu pasti diakibatkan rasa ketidakpuasan terhadap pelayanan yang diberikan Puskesmas yang dirasakan langsung oleh masyarakat tersebut sangat jauh dari harapan mereka hingga pada akhirnya memicu kemarahan masyarakat.

Menyikapi statement Kepala Dinas Kesehatan beberapa waktu lalu di salah satu media, dia mengatakan “seharusnya pihak terkait melakukan Evaluasi terhadap Kinerja petugas yang ada di Puskesmas tersebut, bahkan jika perlu memberikan Sanksi, jangan malah sebaliknya Melindungi dan terkesan Menutupi Kasus yang jelas – jelas didepan mata, karena menurut saya tidak mungkin ada Aksi jika memang Pelayanan yang dilakukan Puskesmas sangat baik apalagi status Puskesmas tersebut Sudah Akreditasi, meskipun hanya Akreditasi Dasar” ungkap Rajali.

Disinyalir Kepala Dinas Kesehatan dan Kepala Puskesmas Mentebah marah dan Tidak Puas dengan Status Akreditasi Dasar yang diperoleh Puskesmas Mentebah, padahal dari sisi pelayanan bisa kita lihat kasus aksi yang terjadi dan itu bukti bahwa Kepala Dinas Kesehatan telah gagal dalam Membina Puskesmas, apalagi sudah Akreditasi yang sudah menghabiskan Keuangan Negara dan mengabaikan Pelayanan Langsung ke Masyarakat,dan pihak Dinas bukan hanya melihat dan mementingkan Administrasi saja, tapi harus lebih sering melakukan Evaluasi pelayanan terhadap masyrakat di wilayah Puskesmas tersebut terutama pada pelayanan publik yang semakin Baik dan Meningkat, dengan menurunnya Angka Kematian Ibu (AKI), menurunnya Angka Kematian Bayi (AKB), menurunnya masalah Gizi Buruk (Giruk) dan menurunnya Angka Penyakit Menular, termasuk Meningkatnya Peran Serta Masyarakat melalui UKBM yang biasa juga disebut UKM ESENSIAL, ungkapnya.

Dengan persoalan tersebut saya meminta pihak Legislatif, Eksekutif segera melakukan  evaluasi terhadap Kepala Dinas terkait agar kedepannya nanti tidak ada lagi aksi-aksi yang dilakukan masyarakat akibat dari ketidakpuasan terhadap pelayanan kesehatan, yang mana kita tahu bahwa Fungsi Puskesmas adalah mengedepankan Kesalamatan dan Kesehatan Masyarakat, kami sebagai Lembaga Swadaya Masyarakat akan meminta bantuan pihak Pusat untuk melaporkan apa yang menjadi temuan lembaga kami termasuk indikasi yang menyebabkan kerugian negara disana. (Tim)









Komentar