oleh

GUBERNUR SOEKARWO DAMPINGI PRESIDEN JOKOWI RESMIKAN JALAN TOL NGAWI – KERTOSONO 

-Tak Berkategori-76 views

MADIUN, JKN – Gubernur Jawa Timur Dr. H. Soekarwo mendampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Jalan Tol sepanjang 87,02 kilometer. Peresmian dilangsungkan dengan prosesi seremoni mulai pukul 14.00 WIB di depan Gerbang Tol (GT) Madiun, Desa Bagi, Kec Sawahan, Kab. Madiun, Kamis (29/3) siang. 

Adapun ruas jalan Tol yang diresmikan yakni Seksi Ngawi – Wilangan sepanjang 51,95 kilometer, merupakan bagian dari ruas Tol Solo – Ngawi – Kertosono. Proyek itu dikerjakan oleh PT Ngawi Kertosono Jaya (PT NKJ) yang merupakan anak usaha dari PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Sementara untuk Seksi Tol Wilangan – Kertosono dengan panjang 35,5 kilometer yang dikerjakan pemerintah, masih dalam tahap konstruksi.
Tol Ngawi – Kertosono dilengkapi empat Gerbang Tol (GT) yang juga telah diuji kelayakannya, yakni GT Ngawi, GT Madiun di Dumpil Balerejo, GT Mejayan di Caruban dan GT Wilangan di perbatasan Kabupaten Madiun – Nganjuk di Desa Pajaran Kecamatan Saradan. 

Dalam sambutannya Presiden Jokowi mengingatkan, agar seluruh stakeholder bekerja keras dalam memacu investasi di bidang infrastruktur. Usaha itu dilakukan untuk mengejar ketertinggalan dari negara-negara tetangga, utamanya terkait dengan infrastruktur dan berbagai sektor lain. Oleh karena itu, pembangunan infrastruktur seperti jalan tol harus ditarget dan dikontrol seoptimal mungkin.

Presiden mengatakan, semua negara menginginkan agar semua pembangunan bisa dilakukan serba cepat dan online. Jika tidak mengejar ketertinggalan itu. Bangsa Indonesia akan semakin tertinggal dengan negara-negara tetangga.
“Saya ingin semuanya fokus pada penyelesaian infrastruktur. Nantinya seluruh proyek infrastruktur harus bisa di cek, kontrol dan awasi. Jika semua sudah terintegrasi dan terkoneksi antara tol dengan pelabuhan, bandara dan kawasan industri, baru negara kita bisa mengejar ketertinggalan,” tegas Jokowi.

Presiden Jokowi juga menugaskan kepada para gubernur dengan menteri terkait untuk menghubungkan jalan tol dengan pusat kegiatan ekonomi. Tujuannya agar biaya transportasi barang maupun jasa dapat ditekan seminim mungkin.

“Saya minta pak gubernur dan menteri, untuk bersama mengintegrasikan antara tol dengan pelabuhan, tol dengan airport, tol dengan kawasan khusus, dan dengan kawasan industri. Semua harus tersambung,’’ terang Jokowi

Sementara itu, dihadapan Presiden Jokowi, Pakde Karwo mengucapkan rasa terima kasih kepada pemerintah pusat atas beroperasinya Tol Ngawi-Kertosono. Ia menjelaskan, bahwa saat ini progres pembangunan infrastruktur jalan Tol di Jatim mencapai 85 persen, aksesnya telah terintegrasi dengan kawasan industri sehingga berdampak pada distribusi arus barang dan jasa.

“Saya senang atas terselesaikannya pembangunan jalan tol ini. Sebab ini akan mempercepat dan memperlancar arus barang dan jasa, sehingga bisa membuat Jatim mengalami pertumbuhan ekonomi secara cepat,” tutur Pakde Karwo.

Selain Pakde Karwo (sapaan akrab Gubernur Jatim), dalam peresmian tersebut, Presiden Joko Widodo Juga di dampingi oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Bupati Madiun Muhtarom, Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Desi Arryani, Direktur Operasi II PT Waskita Karya (Persero) Tbk Nyoman Wirya Adnyana serta Direktur Utama PT Ngawi Kertosono Jaya Iwan Moedyarno.

Disaksikan Pakde Karwo, Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono. Presiden Jokowi menempelkan Kartu Tol Elektronik (E-Tol) menandakan diresmikannya pengoperasionalan jalan Tol tersebut. (AF)

Komentar