oleh

DEWAN KEBUDAYAAN SUMEDANG KUDA RENGGONG HARUS MENJADI CICIREN (DESTINASI ) WISATA SUMEDANG

-Tak Berkategori-110 views

SUMEDANG – JKN, Karnaval Kuda Renggong yang sekarang ikut memeriahkan Hari Jadi Sumedang ke 440 tahun. Menurut ketua Dewan kebudayaan Sumedang Drs.H.arisandi Bahrum mengatakan,” Kuda Renggong yang sekarang sudah menjadi aset budaya Sumedang,harus bisa menjadi Destinasi ( CICIREN ) Wisata Sumedang.Rabu 18/4/2018.

Ketua Dewan Kebudayaan Sumedang, Drs. H. Arisandi Bahrum

menurut Arisandi,karena kuda renggong merupakan salah satu yang dimiliki sumedang,dan terus dilestarikan dan tetap dijaga bersama. Apalagi sumedang paling banyak seni kebudayaannya dibandingkan dengan daerah lainnya.

Namun bukan menjadikan perbandingan dengan daerah lain.yang terpenting yaitu harus dapat menjaganya serta adanya perlindungan yang kuat.baik dari masyarakatnya maupun secara perlindungan Hukumnya.

Ketua Baznas Sumedang, Drs. H. Ali Bazdi MM

bahkan pernah diakui oleh daerah lain,dan sekarang seni kuda renggong bisa diakui kembali oleh sumedang.

selanjutnya tinggal bagaimana secara legalitasnya yaitu, Hak Karya Intrlektualnya (HAKI ).sehingga seni kuda renggong ini mempunyai perlindungannya secara Hukum.

Dan lebih jauhnya seni kuda renggong yang kita miliki tidak ada lagi yang mengklaim,atau diakui oleh daerah lain termasuk oleh bangsa asing.

Dan saya berharap peran serta dari pengurus yayasan kuda renggong,termasuk pemerintah sumedang dalam hal ini peranan cukup penting untuk terus mendorong dalam perlindungan Hasil karya seni maupun kebudayaan dengan mendapatkan Hak Cipta yang dilindungi undang-undang.

Semoga kedepannya seni kuda renggong dapat membawa dan membantu jalannya pemetintahan, pada bidang pariwisata dikabupaten Sumedang.ucapnya Rabu 18/4/2018. (suhaya).

Komentar