oleh

Dandim 0816 Sidoarjo turun langsung tinjau lokasi banjir di Kec. Tanggulangin bersama Plt. Bupati Sidoarjo

Berita sidikkasus.co.id

Sidoarjo – Komandan Kodim 0816/Sidoarjo Letkol Inf M.Iswan Nusi SH bersama Rombongan Forkopimda Sidoarjo Bapak Nur Ahmad Syaifuddin, SH selaku Plt Bupati Sidoarjo melaksanakan peninjauan kelokasi banjir di Desa Kedung Banteng dan Desa Banjar Asri Kecamatan Tanggulangin.

Kegiatan Peninjauan lokasi banjir ini di hadiri oleh Drs. H. Nur Ahmad Sayfudin S.H (Plt. Bupati Sidoarjo), Letkol Inf Mohamad Iswan Nusi SH. (Dandim 0816 Sidoarjo), Kapten Inf Karyo Edi (Danramil 0816/06 Tanggulangin), Kompol Drs. Hardyantoro (Kapolsek Tanggulangin), Sabino Mariano S.Sos M.kp (Camat Tanggulangin), Ketua BPBD Kab Sidoarjo, Kapuskesmas Kec. Tanggulangin, Pj Kades dan BPD Kedung Banteng, Pj Kades dan BPD Banjar asri, Babinsa dan Bhabinkamtipmas.

Dandim 0816 Sidoarjo mendampingi Plt. Bupati Sidoarjo tiba di Balai Desa Kedungbanteng disambut oleh Danramil 0816/06 Tanggulangin. Dilanjutkan peninjauan uji coba pompa di RT 07 di Desa Kedungbanteng dan meninjau lokasi Dam Normalisasi Desa Banjar Asri dan meninjau lokasi Genangan air di KUD Desa Kedungbanteng.

Peninjauan oleh Dandim 0816 Sidoarjo dan Plt Bupati Sidoarjo dilokasi Banjir Desa Kedungbanteng & Desa Banjar Asri Kec. Tanggulangin Kab. Sidoarjo. Bertujuan melihat langsung lokasi Banjir & peninjauan uji coba pompa di RT 07 di Desa Kedungbanteng.

Letkol Inf M. Iswan Nusi, SH mengatakan, “Bahwa kodim 0816 Sidoarjo beserta seluruh instansi terkait akan berkolaborasi untuk mengatasi kemungkinan banjir yang berada di wilayah Sidoarjo pada umumnya dan Desa Kedungbanteng dan Banjar Asri pada khususnya baik mulai dari tahap sebelum terjadi bencana, saat terjadi bencana maupun pasca bencana.” Tutur Dandim 0816/Sidoarjo.

“Kodim 0816 Sidoarjo kedepan akan mendukung kegiatan Desa tangguh bencana agar kedepan semua masyarakat mampu mengatasi banjir. Kalau kita lihat peninjauan pompa air dan pembuatan kisdam di jembatan RT 07 Ds. Kedungbanteng diharapkan perlu adanya optimalisasi normalisasi jaringan air yang berada di sungai-sungai sub skunder. Selain itu juga harus ada pemetaan daerah-daerah yang dianggap banjir sehingga kedepan kita bisa lebih optimal dalam melakukan siaga tanggap bencana.’’ tambahnya kepada media pers.

Selain itu. Beliau menghimbau kepada masyarakat yang tinggal di daerah yang berpotensi banjir untuk mengevakuasi diri ke tempat aman terlebih dahulu. Yang penting selamatkan jiwa terlebih dahulu. Terpenting lagi jaga keselamatan warga agar menghindari dari bahaya arus listrik.

“Kita mengajak kepada masyarakat untuk saling bergotong royong dan bahu membahu saling menjaga kebersihan dan membantu meningkatkan gotong-royong membersihkan lingkungan. Drainase harus dibersihkan agar saluran air tidak tersumbat sehingga tidak sampai terjadi banjir. Saluran airnya tersumbat sampah makanya air meluber. Hal seperti yang harus menjadi perhatian dan kepedulian kita bersama. Program Kebersihan perlu digalakkan lagi agar seluruh masyarakat juga tergerak bersama-sama membersihkan lingkungan agar terhindar dari banjir dan penyakit demam berdarah. ” Tegasnya. (Zeey)

Komentar

News Feed