oleh

Acara Maulid Nabi WBP saling berbagi dengan Masyarakat

Foto : maulid nabi

BANYUWANGI – JKN. Puluhan WBP (warga binaan pemasyarakatan) lapas kelas II adakan maulid nabi dengan cara saling berbagi ,selain itu wbp juga menunjukkan kreasi hadrah yang di mainkan oleh para WBP sambil keliling membawa telor

Dalam acara maulid nabi 2019 /1441 H.kali ini para WBP (warga binaan pemasyarakatan) lapas Banyuwangi di ajak untuk saling berbagi kepada masyarakat sekitar lapas Banyuwangi, Dengan cara Membawa keliling endog-endogan yang di iringi oleh hadrah lapas Banyuwangi,

Dalam acara kirab Endog-endogan kali ini nampak wajah ceria terlihat di wajah para WBP, mereka saling berbagi di masyarakat,baik anak -anak maupun orang dewasa,

Seluruh peserta terlihat begitu khusuk saat mendengarkan ceramah ust gofar Rogojampi Banyuwangi yang mengambil tema, Memperkokoh kaidah dan nilai religi maupun tradisi melalui kesederhanaan penuh keterbatasan.

Dalam ceramahnya Ust Gofar mengajak kepada seluruh peserta pengajian yang hadir, khususnya WBP dan para napi, agar mencintai Nabi Muhammad SAW dengan cara memperbanyak sholawat dan meneladani sifat-sifat Rasulullah, antara lain sifat jujur. Hal tersebut harus ditanamkan pada diri para WBP dan napi, dalam kehidupan sehari-hari.

“Tanda-tanda akhir zaman adalah hilangnya sifat jujur pada manusia. Jika sifat ini sudah tidak ada, maka tunggu saatnya kiamat akan datang,” tuturnya.

Selain itu  Ust gofar juga berpesan kepada penghuni lapas dan petugas, agar mempunyai sifat amanah dalam menjalankan tugas dan amanah kepada sesama umat, serta bisa menjadi suri teladan, yang harus ditanamkan dalam diri umat, yakni sifat tabligh dan menyampaikan hal-hal yang baik.

“Kita harus mempunyai sifat amanah dan bisa menyampaikan hal-hal yang baik,” kata Ust Gofar.

Sementara itu Kepala Lapas Kelas II A melalui Kepala Seksi (Kasi) Bimbingan Anak Didik dan Kegiatan Kerja Lapas Banyuwangi, Sunaryo  dalam sambutannya mengatakan, bahwa kegiatan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut dilakukan agar seluruh penghuni lapas bisa meniru sifat- sifat yang sudah di contohkan oleh Rasulullah, dan dapat menjalankannya dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut diharapkan dapat memupuk mental agama seluruh penghuni lapas.

“Semoga setelah keluar dari sini mereka dapat berbuat baik sesuai dengan harapan kita. Dan selama masa tahanan kita terus memberikan pengajian agama. Tujuannya agar kerohanian mereka dapat bertambah,” pungkas sunaryo mengakhiri sambutannya.(ari )

Komentar

News Feed